Laporan Hasil Observasi
LAPORAN HASIL OBSERVASI
TUMBUHAN KOPI
Kerajaan: Plantae
Divisi: Tracheophyta
Kelas: Magnoliopsida
Suku: Rubiaceae
Marga: Coffea
Spesies:
-Coffea arabica (kopi arabika)
-Coffea canephora (kopi robusta)
-Coffea liberica (kopi liberika, kopi excelsa)
dll.
Kopi (coffea spp) adalah spesies tanaman berbentuk pohon. Tanaman ini tumbuh tegak, bercabang dan dapat mencapai tinggi hingga 12m. Tanaman kopi ini digolongkan ke dalam family Rubiaceae, subfamily lxoroideae, dan suku Coffeae. Tanaman kopi terdiri dari tiga jenis yaitu, Coffea Arabica, Coffea Robusta dan Coffea Liberica. Tanaman kopi merupakan komoditas ekspor yang mempunyai nilai ekonomis yang relatif tinggi dipasaran dunia, yang kini menjadi salah satu komoditas unggulan yang dikembangkan di Indonesia. Tanaman kopi terdiri dari: akar, batang, dan percabangan (cabang primer dan cabang sekunder, cabang reproduksi, cabang balik dan cabang kipas), daun, bunga, dan buah.
Jenis kopi yang banyak dibudidayakan yakni kopi Arabika (Coffea arabica) dan Robusta (Coffea canephora). Sementara itu, ada juga jenis Coffea Liberica dan Coffea Congensis yang merupakan perkembangan dari jenis Robusta. Awalnya, jenis kopi yang dibudidayakan di Indonesia adalah arabika, lalu liberika dan terakhir kopi jenis Robusta. Kopi jenis Arabika sangat baik ditanam di daerah yang berketinggian 1.000-2.100 mdpl. Semakin tinggi lokasi perkebunan kopi, cita rasa yang dihasilkan oleh biji kopi akan semakin baik. Karakteristik biji kopi Arabika secara umum diantaranya: bentuk biji agak memanjang, warna biji kopinya lebih bercahaya dibandingkan dengan jenis lainnya, ujung biji lebih mengkilap dan bidang cembung biji tidak terlalu tinggi.
Jenis kopi yang selanjutnya ialah kopi Robusta. Tanaman kopi jenis Robusta memiliki adaptasi yang lebih baik dibandingkan dengan kopi jenis Arabika. Area perkebunan kopi jenis Robusta di Indonesia relatif luas. Pasalnya, kopi jenis Robusta dapat tumbuh diketinggian yang lebih rendah dibandingkan dengan lokasi perkebunan Arabika, sekitar 400-1.200 mdpl.Karakteristik fisik biji kopi Robusta diantaranya: biji kopi agak bulat, lengkungan biji lebih tebal dibandingkan dengan jenis Arabika, dan garis tengah dari atas ke bawah hampir rata. Untuk panen membutuhkan waktu mulai dari bunga hingga berbuah kurang lebih 9-11 bulan. Untuk ukuran daun kopi ini lebih besar dan panjang sekitar 20-35cm dan lebar 8-15cm.
Jenis kopi yang ketiga ialah kopi Liberika. Dahulu, kopi Liberika pernah dibudidayakan di Indonesia, tetapi sekarang sudah ditinggalkan oleh perkebunan atau petani. Tanaman ini bisa tumbuh besar hingga 18meter. Memiliki biji kopi yang lebih besar mencapai diameter 18-30mm. Biji kopi Liberika hampir sama dengan jenis Arabika. Pasalnya, Liberika merupakan pengembangan dari jenis Arabika. Kelebihannya, jenis Liberika lebih tahan terhadap serangan hama Hemelia vastatrixi dibandingkan dengan kopi jenis Arabika.
Tanaman kopi merupakan tanaman yang memiliki banyak sekali manfaat, mulai dari daun, kayu, dan biji kopi memiliki manfaat sendiri-sendiri. Kayu kopi dimanfaatkan untuk pembakaran dan sebagai bahan pembuatan mebel. Daun kopi dijadikan sebagai obat, dan biji diekstrak dan dijadikan sebagai minuman.

Komentar
Posting Komentar